Perspektif Siswa SMK Broadcasting Jabodetabek Terhadap Jurusan Perfilman Di Perguruan Tinggi

Authors

  • Suzen Tobing Fakultas Film dan Televisi, Institut Kesenian Jakarta
  • Imelda Pandiangan Fakultas Film dan Televisi, Institut Kesenian Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.52290/i.v15i3.247

Keywords:

jurusan perfilman, pendidikan vokasi, persepsi

Abstract

Salah satu jurusan SMK yang berkembang dewasa ini adalah broadcasting yang didorong oleh perkembangan media dan teknologi dan bertambahnya minat pada bidang kreasi konten. Secara umum keterampilan yang diajarkan di SMK Broadcasting adalah keterampilan yang didasarkan pada bidang industri kreatif khususnya produksi dan siaran program televisi. Berbeda dengan jurusan SMK lainnya terutama jurusan teknik, kemungkinan bagi siswa jurusan broadcasting untuk menciptakan lapangan pekerjaan (stasiun televisi) sendiri relatif kecil dikarenakan biaya yang lebih besar dibandingkan jurusan lain dalam segi pengadaan peralatan. Kebijakan mayoritas stasiun televisi di Indonesia mengutamakan lulusan strata-1 untuk program magang dan fresh graduate dalam rekruitmen karyawan sehingga langkah setelah menempuh pendidikan SMK menjadi penting bagi lulusan jurusan broadcasting. Salah satu langkah logis bagi siswa adalah memperdalam keterampilan yang didapatkan di perguruan tinggi. Tujuan penelitian ini adalah (1) menganalisis perspektif siswa SMK broadcasting terhadap jurusan perfilman di perguruan tinggi, (2) memformulasikan kriteria jurusan perfilman yang dianggap bonafide oleh siswa SMK broadcasting. Metode penelitian ini bersifat kualitatif dengan menggunakan kuisoner sebagai cara mendapatkan data di wilayah Jabodetabek. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya murid SMK di Jabodetabek tidak memiliki kriteria atau bayangan ideal tentang jurusan perfilman sehingga diperlukan kajian yang lebih mendalam terutama berkaitan relevansi kurikulum SMK Broadcasting dengan kurikulum perkuliahan jurusan perfilman.

Author Biographies

Suzen Tobing, Fakultas Film dan Televisi, Institut Kesenian Jakarta

Pengajar di Fakultas Film dan Televisi, Institut Kesenian Jakarta. Saat ini menjabat sebagai Wakil Rektor II Bidang Keuangan, Umum dan Sumber Daya Manusia.

Imelda Pandiangan, Fakultas Film dan Televisi, Institut Kesenian Jakarta

lulusan Fakultas Film dan Televisi, Institut Kesenian Jakarta. Bergerak dan fokus terhadap bidang produksi perfilman.

References

Baudrillard, J. Simulacra and Simulation. Michigan: University of Michigan Press, 1994.

Hall, S. “The Work of Representation” In S. Hall (Ed.), Representation: Cultural Representation and Signifying practice (pp. 13–58). California: Sage, 1997.

Hermawan, A., Mufiedah, M., Madina, V., Santika, Z. M., Kasim, M. F., & Siagian, T. H. “Kesenjangan Kondisi Pengangguran Lulusan SMK/MAK di Indonesia: Analisis Antargender dan Variabel-Variabel yang Memengaruhinya.” Jurnal Ketenagakerjaan, 18 (3) (2023): 262–277. https://doi.org/10.47198/jnaker.v18i3.246

Hidayat, R., Alam, B. P., Lutvaidah, U., & Santosa, P. P. P. “Implementasi Evaluasi Model Kirkpatrick Pada Program Pelatihan Penggunaan EYD V SMK Broadcasting Mahardika.” Abdi Jurnal Publikasi, 1 (5) (2023): 436–441. https://jurnal.portalpublikasi.id/index.php/AJP/index436

Luthfi R, A. “Pendidikan Seni Film dan Televisi Sebagai Penggerak Industri Ekonomi Kreatif.” Jurnal Rekam, 13 (2) (2017): 99–106.

Mediarta, A., & Adnan, R. S. “Precariousness pada Creative Labour.” ULTIMART: Jurnal Komunikasi Visual, XIII (2) (2020): 25–34.

Moleong, L. J. Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: PT Remaja Rosdakarya, 2017.

Mukhlason, A., Winanti, T., & Yundra, E. “Analisa Indikator Smk Penyumbang Pengangguran Di Provinsi Jawa Timur.” Journal of Vocational and Technical Education (JVTE), 2(2) (2020): 29–36. https://doi.org/10.26740/jvte.v2n2.p29-36

Qomusuddin, I. F., & Romlah, S. “Pengaruh Citra Perguruan Tinggi Terhadap Keputusan Kuliah Mahasiswa (Studi Kasus Pada Program Studi Pendidikan Agama Islam STIT At-Taqwa Ciparay Bandung).” Al-Mujaddid | Jurnal Ilmu-Ilmu Agama, 3(2) (2021): 91– 101.

Ridwan, D., Pendidikan, B., Kesra, B., Provinsi, S., Barat, J., Dwiyanti, V., Diponegoro, J., & 22 Bandung, N. “Missmatch Industri Dan SMK: Fenomena SMK Penyumbang Angka Pengangguran Tinggi”. Journal Innovation in Education (INOVED), 2(1) (2024): 196–204. https://doi.org/10.59841/inoved.v2i1.893

Rusdianti, E., Wardoyo, P., & Purwantini, S. “Studi Tentang Keputusan Siswa Melanjutkan Studi Di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kabupateng Semarang”. Paper, Knowledge . Toward a Media History of Documents, (2014): 1–20.

Santika, A., Simanjuntak, E. R., Amalia, R., & Kurniasari, S. R. “Peran pendidikan sekolah menengah kejuruan dalam memposisikan lulusan siswanya mencari pekerjaan” 1.2.3.4. Jurnal Kajian, Penelitian Dan Pengembangan Kependidikan, 14(1) (2023): 84–94.

Sudarwati, A., & Raditya, A. “Alasan rasional lulusan smk berkuliah”. Paradigma: Jurnal Online Mahasiswa, 2(1) (2014): 1–7. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/paradigma/article/view/6979

Wati, Y. D. K., & Murtadlo. “Strategi Diferensiasi dalam Pengembangan Lembaga Pendidikan Kejuruan (Studi Kasus di SMKN 5 Bojonegoro)”. Jurnal Inspirasi Manajemen Pendidikan, 9(4) (2021): 965–980.

Yusuf, A. M. Metode Penelitian: Kuantitatif, Kualitatif, dan Gabungan. Jakarta: PrenadaMedia Grup, 2014.

Published

2024-12-20

How to Cite

Tobing, S., & Pandiangan, I. (2024). Perspektif Siswa SMK Broadcasting Jabodetabek Terhadap Jurusan Perfilman Di Perguruan Tinggi. IMAJI, 15(3), 216–226. https://doi.org/10.52290/i.v15i3.247